Kamis, 19 Februari 2015

artikel jannah


RAUDATUL JANNAH
Jurusan Agribisnis semester II, Fakultas pertanian, perikanan, dan biologi
UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG
HARGA LADA TINGGI TETAPI BANYAK LADA MASYARAKAT YANG GAGAL PANEN
     Di bangka merupakan penghasil lada dengan kualitas ladanya yang bagus, lada bangka memiliki aroma yang khas dan kuat, rasanya lebih pedas, dan kandungan minyak atsiri yang lebih banyak. Dari zaman dulu hingga sekarang kualitas lada itu tidak berubah, melainkan harganya yang selalu mengalami perubahan. Dulu lada di Bangka ini yang tidak ada harganya atau harganya sangat rendah dengan kondisi ladanya yang sangat bagus, baik dari kondisi pohonnya, buahnya dan lahannya, sehingga banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dengan membudidayakan lada. Tetapi sekarang berbanding terbalik dari dulu, yang banyak membuat para petani lada mengeluh dengan kondisi lada yang tidak memungkinkan untuk bisa dipanen dengan hasil yang memuaskan, dikarenakan banyak lada yang terserang oleh penyakit. Penyakit yang menyerang tanaman lada antara lain penyakit kuning yang disebabkan oleh ulat buku, penyakit yang disebabkan oleh cendawan (kulat malam). Sedangkan saat ini harga lada yang begitu tinggi yang membuat para petani berlomba-lomba dalam membudidayakan lada, tetapi banyak juga petani yang putus asa melihat lada yang dibudidayakannya gagal panen yang sama sekali tidak membuahkan hasil.   Petani di Bangka ini belum bisa mengatasi penyakit-penyakit yang menyerang pada tanaman lada tersebut, karena memiliki keterbatasan tertentu.  Dan banyak juga  para peneliti yang telah meneliti penyakit tersebut, yang hanya menemukan cara pencegahan saja, tidak menemukan cara mengatasinya. Kasus ini yang membuat produksi lada di Bangka menurun, karena banyak masyarakat yang gagal penen. Dan dengan kondisi saat ini ekonomi masyarakat yang sangat memprihatinkan dengan keadaan lada yang gagal panen, harga karet yang begitu murah, harga sawit murah, berbanding dengan  harga sembako yang mahal. Pada hal lada sebagai komoditi yang terkenal di Bangka bisa meningkatkan nilai produksi ekspor yang lebih tinggi untuk masa yang akan datang, dengan kondisi lada seperti dulu lagi, yang bisa membuat para petani lada lebih bersemangat lagi dalam membudidayakan lada. Saya sebagai mahasiswa juga membantu dalam meningkatkan produksi lada Bangka dan berusaha untuk memberi perubahan yang baik bagi petani lada agar lada Bangka bisa dibudidayakan sampai pada masa yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar